Pembukuan Al-Qur’an


ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

Oleh : Abah Choky

PEMBUKUAN AL-QUR’AN.
  Mengapa susunan ayat dan suratnya tidak sesuai urutan turun’y wahyu?..
Sebelum kita membahas tentag penyusunan ayat dan surat dlm al-qur’an, ada baik’y kita kupas isi kandungan al-qur’an. Secara garis besar al-qur’an mmuat 4 perkara:


  • syari’at,
  • hikayat,
  • mu’amalat dan
  • munakahat.



  Membicarakan al-qur’an tidk bisa lepas dr asbabun-nuzul al-qur’an itu sndri.
Ayat pertama yang turun adalah 5 ayat pertama dari surat al-alaq. dan yang terakhir turun ayat k 3 dr surat al-maida.

  Secara umum al-qur’an di turunkan sekaligus 30 juz dr baitul-izza ke langit dunia. kemudian dari langit dunia di turunkan lagi ke bumi scara berangsur2. Penyusunan surat dan ayat al-qur’an bukanlah hasil ijtihad para sahabat. namun itu brsifat tauqifi (pasti/mutlaq dr Allah) asbabun-nuzul’y mengikuti kondisi zaman yang sedang berlaku waktu itu.susunan ayat dan surat yang ada sekarag ini sama persis dengan al-qur’an yg d turunkan dr baitul izza. adapun ayat2 yang di turunkan tidak harus sesuai urutan yang beralaku. tapi harus sesuai dengan kondisi yang berlaku.

  Salah satu peristiwa degan peristiwa yang lain bisa jadi saling berkaitan namun tidak dalam kondisi yang sama. begitu juga dengan syariat/hukum. antraa hukum satu dengan yang lainny bisa jadi memiliki kaitan erat namun tidak di turunkan dalam kondisi yang sama.

  Adapun penyusunan para sahabat trrhadap letak ayat dan surat tidaklah sembarangan. mereka mengikuti petunjuk nabi dalam menyusun al-qur’an. dalam sebuah hadis yang di riwayatkan oleh imam ahmad di sebutkan:

اتاني جبريل فامرني ان اضع هذه الاية هذا الموضع من هذه السورية.

  Jibril datang kepadaku dan memerintahkanku untuk meletakkan ayat ini dl tempat dalam surat ini (HR Ahmad)

   Atas petunjuk inilah para sahabat meneliti semua isi al-qur’an dengan ketat dalam sbuah majlis (pmbukuan al-qur’an ini di lakukan dengan lebih darr 20 sahabat ahli qur’an yang terpercaya) oleh krn’y Allah mengilhami mereka dengan hati yang ikhlas. sehingga penyusunan ayat dan surat tersebut sesuai dengan yang prtma di turunkan yaitu dari baitul-izza ke langit dunia.

  Jadi penyusunan itu bukan hasil ijtihad para sahabat melainkan atas “campur tangan” Allah scra langsung melalui ilham. (Syaik imam jalaluddin asy-syuyuthi dlm kitab الاتقان في علوم القراءن juz 1 hlmn: 60-61.syaik muhammad husain abdullah.dlm kitab درسات في فكر الاسلامي hlman: 24.syaikh manna’ul qothon dlm kitabمباحث في علوم القراءن halaman: 97-99.

  Pendapat ini sebagaimana yang di ikuti oleh para salafush-sholeh, para ulama mu’tabar hingga sampailah pada kita saat ini…. Wallahu a’lam

Leave a Reply