Keajaiban Al-Qur’an : adalah kitab yang dijamin Allah

Al-Qur’an adalah kitab yang dijamin Allah

oleh : Putra Al MahBuba
Al-Qur’an adalah kitab yang dijamin
Allah subhanahu wa ta’ala akan selalau terjaga dari perubahan, penggantian, penambahan, dan pengurangan isi.

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al-Hijr: 9).

Berikut ini adalah sebagian dari kaidah-kaidah umum yang bisa membantu Anda untuk menghafal Al- Qur’an guna mendapatkan kedudukan yang agung sebagai seorang hafizh.

• Membatasi Porsi Hafalan Setiap Harinya Sebaiknya seseorang yang hendak menghafal Al-Qur’an untuk membatasi hafalannya untuk setiap harinya. Misalnya, hanya beberapa ayat saja, satu halaman atau dua
halaman dari Al-Qur’an, atau seperdelapan juz, dan seterusnya. Lalu, setelah membatasi hafalan dan
membenarkan bacaan, mulailah, dengan melakukan pengulangan (muraja’ah).

• Sebaiknya Menghafa tidak Melebihi Batasan Harian, Sampai Anda Dapat Menghafalnya Secara Sempurna
Bagi hafizh Al-Qur’an, sebaiknya menghindari beralih kebatasan hafalan yang baru, kecuali ia telah menyempurnakan dengan baik batasan hafalan sebelumnya. Hal itu supaya apa yang telah dia hafal benar-benar terpatri ke otak.

• Hindari Beralih ke Surat Lain,Sebelum Anda Benar-benar Hafal Usai selesai satu surat Al-Qur’an,
]tidak seharusnya bagi hafizh beralih ke surat lain, kecuali setelah ia menghafalnya secara sempurna dan mengikat antara awal dan akhir surat tersebut. Lisannya juga menghafalnya secara gampang dan mudah, tanpa bersusah payahmengingat-ingat ayat-ayat yang dihafal dan menyempurnakan bacaan.

• Senantiasa Memperdengarkan Hafalan Anda Wajib bagi seorang hafizh tidak menyandarkan hafalannya kepada dirinya sendiri. Akan tetapi, ia sebaiknya memperdengarkan hafalannya kepada hafizh yang lainnya atau mencocokkannya dengan mushaf. Ini bertujuan supaya seorang hafizh mengetahui adanya kesalahan bacaannya atau adanya bacaan yang terlupakan sebab banyak dari kita salah dalam membaca sebuah surat dan tidak menyadarinya meskipun sambil melihat mushaf. Hal ini karena ia banyak membaca tetapi tidak teliti.

• Menfaatkanlah Usia Emas Untuk Menghafal Usia tersebut adalah usia dari 5 tahun sampai kira-kira 23 tahun. Pada usia ini, kekuatan hafalan manusia sangat bagus. Bahkan ia merupakan tahun- tahun emas yang sangat berharga untuk menghafal

https://www.facebook.com/groups/1407228059500780/permalink/1429289933961259/#

Leave a Reply