BUKAN SEKEDAR HAFAL 30 JUZ

Apa yang kalian pikirkan tentang kegiatan para penghafal Al-Qur’an? Mengaji, menambah hafalan, melancarkan hafalan, sholat jama’ah? Sepertinya mudah sekali. Tapi tidak seperti kelihatannya. Banyak sekali yang para penghafal Al-Qur’an alami di bandingkan dengan para pencari ilmu lainnya. Salah satunya adalah cobaan Al-Qur’an.
.
Para penghafal Kalam Alloh itu di beri cobaan lebih berat di bandingkan dengan yang lainnya. Karena apa? Menghafal Al-Qur’an bukan sekedar menghafal, melainkan lebih dari suatu proses pembenahan diri, pembersihan hati, pengendalian hati, dan mendekatkan diri kepada Alloh. Kegelisahan, kesibukan, kegalauan, kecemasan, dan
segala perasaan hati lainnya lebih terasa saat kalian menghafalkan Al-Qur’an. Cobaan perasaan lainnya seperti hubungan dengan pasangan, keluarga, teman, guru, bahkan perasaan yang berhubungan dengan cita-cita dan masa depan. Ada pula cobaan yang berupa cobaan fisik yang berupa sakit ataupun yang berupa gangguan dari orang lain.
.
Mengapa para penghafal Al-Qur’an itu di beri cobaan lebih berat? Karena menghafal Al-Qur’an itu adalah anugrah, fadhol yang diberikan oleh Alloh karena mereka di berikan kesempatan oleh Alloh untuk lebih mencintai-Nya melalui Kalam-Nya. Tentu tidak mudah, karena tidak semua orang dan
tidak sembarang orang yang bisa menghafal Al-Qur’an, serta dikarenakan jaminan pahala yang akan di dapatkan juga besar.
Oleh sebab itu, sangat beruntunglah bagi para penghafal Al-Qur’an yang mau terus
bersabar dan pantang menyerah sampai berhasil melewati proses tersebut hingga hafalan Al-Qur’an-nya khatam dan bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari hingga tua kelak.
.
Dalam menghafalkan Al-Qur’an, yang di tuju bukanlah sekedar bisa hafal 30 juz, kemudian wisuda dan menerima sanad Al-Qur’an, melainkan tujuannya agar mendapat berkah dari Al-Qur’an. Yang di maksud berkah dari Al-Qur’an itu adalah hafalan Al-Qur’an yang telah di hafal tetap hafal dan di baca meski dalam kesehariannya sibuk dengan berbagai kegiatan dan tanggung jawab. Dengan demikian, kehidupan sehari-hari akan lebih tenang dan lebih bermanfaat karena merasa dekat dengan Sang Kholiq.

Semoga kita termasuk para penghafal Al-Qur’an yang mendapat berkah Al-Qur’an,
sehingga kita bisa hidup sukses dunia akhirat dan dekat dengan Pencipta alam semesta. Aamiin
Wallohu a’lam.

Leave a Reply