Bolehkan Baca Al-Quran Tanpa Menggerakan Lisan (Membaca Dalam Hati) ?

Pertanyaan dari Anam Al Akhsyaf 

Assalamualaikum ya akhi wa ukhti..ma’af..saya mau nanya..bolehkah kita,ketika membaca al-Quran tanpa menggerakan lisan.(dalam arti tidak bersuara)hanya melihat dan membacanya dalam hati,apa hukumnya dan apakah ditulis sebagai pahala membaca..?

—-

Jawaban:

Ariez Cllu’chayAnx Ayuue
Memang boleh tp tidak termasuk iqra’..Itu namanya tadabbur/tafakkur..jg Memutuskan hal agama tanpa landasan..Silahkn di baca..

Jika yang dimaksud yaitu membaca Al Qur’an tanpa suara dan tanpa gerak bibir, yang demikian ini tidak dinamakan membaca Al Qur’an.

Pertanyaan sejenis pernah ditanyakan kepada Syaikh Ibnu Bazrahimahullah, beliau menjawab:“Berdzikir itu harus menggerakan lisan dan harus bersuara, minimal didengar oleh diri sendiri. Orang yang membaca di dalam hati (dalam bahasa arab) tidak dikatakan Qaari.

Orang yang membaca tidak dapat dikatakan sedang berdzikir atau sedang membaca Al Quran kecuali dengan lisan. Minimal didengar dirinya sendiri. Kecuali jika ia bisu, maka ini ditoleransi” (Kaset Nurun ‘alad Darb, http://www.ibnbaz.org.sa/mat/10456)Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaiminrahimahullah juga pernah ditanya hal serupa, beliau menjawab:“Qira’ah itu harus dengan lisan.

Jika seseorang membaca bacaan-bacaan shalat dengan hati saja, ini tidak dibolehkan. Demikian juga bacaan-bacaan yang lain, tidak boleh hanya dengan hati. Namun harus menggerakan lisan dan bibirnya, barulah disebut sebagai aqwal (perkataan).

Dan tidak dapat dikatakan aqwal, jika tanpa lisan dan bergeraknya bibir” (Majmu’ Fatawa Ibnu ‘Utsaimin, 13/156)Demikian penjelasan para ulama. Ringkasnya, orang yang membaca Al Qur’an dalam hati tidak dikatakan sedang membaca Al Qur’an dan tidak diganjar pahala membaca Al Qur’an. Namun praktek ini disebut sebagai tadabbur atau tafakkur Al Qur’an. Yaitu mendalami dan merenungkan isi Al Qur’an.

Tadabbur atau tafakkur Al Qur’an ini termasuk dzikir hati. Sebagaimana dijelaskan oleh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin: “Dzikir bisa dengan hati, dengan lisan dan dengan anggota badan…

Contoh dizikir hati yaitu merenungkan ayat-ayat Al Qur’an, rasa cinta kepada Allah, mengagungkan Allah, berserah diri kepada Allah, rasa takut kepada Allah, tawakkal kepada Allah, dan amalan hati yang lainnya” (Tafsir Al Baqarah, 2/167-168)

untuk jawaban lainnya bisa disimak di: http://goo.gl/quX4Gn

hukum dzikir dalam hati

Leave a Reply